Mesin diesel merupakan motor bakar yang memanfaatkan sistem panas kompresi untuk proses penyalaan dan proses pembakarannya dilakukan dalam ruang bakar. Saat ini, mesin diesel banyak dimanfaatkan orang untuk berbagai kepentingan, mulai dari genset, membantu pengairan di sawah, motor yang sering dipasang pada kapal nelayan, dan lain-lain. Selain itu prinsip kerja mesin diesel juga diadopsi menjadi genset di jaman sekarang, melihat kebutuhan genset yang semakin luas melingkupi tidak hanya perusahaan dan industri namun juga kini penggunaan genset menjadi salah satu yang penting untuk kebutuhan rumah tangga. Karena menjadi suatu kebutuhan yang diminati, genset kini hadir dengan varian design dan kapasitas yang beragam diantaranya Genset 30 kva, Genset 50 kva, hingga Genset 375 kva.

Sejarah Diesel

Anda tidak akan mengenal mesin Diesel jika Rudolf Diesel tidak menemukannya pada tahun 1892 silam. Selang 1 tahun kemudian, mesin diesel ini mendapatkan hak paten. Diesel merancang sebuah mesin dengan silinder tunggal dari material besi serta dilengkapi dengan roda. Mesin tersebut belum bisa beroperasi sempurna sehingga Diesel pun membutuhkan waktu 2 tahun untuk memperbaiki kinerja mesin tersebut. Charles F. Kettering kemudian menyempurnakan mesin diesel hasil temuan Diesel ini sehingga bisa beroperasi dengan baik.

Kelebihan

Mesin diesel memiliki beberapa kelebihan terutama jika dibandingkan dengan mesin bensin. Berikut ini beberapa kelebihan mesin tersebut:

  •     Tidak menggunakan busi

Mesin yang dibuat oleh Diesel ini memang dirancang dari awal tidak menggunakan busi. Hal inilah yang bisa memeperkecil biaya dalam perawatan mesin.

  •     Harga bahan bakar murah
  •     Efisiensi tinggi

Sistem kerja mesin diesel bisa membakar hampir sebagian besar bahan bakar sehingga lebih efisien.

  •     Mesin awet dan tahan lama

Mesin ini termasuk bandel sehingga mesinnya pun lebih awet dan bisa dipakai dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kekurangan

Selain memiliki kelebihan, mesin diesel juga memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut:

  •     Suara mesin berisik

Berbeda dengan mesin bensin yang bersuara halus, mesin yang dirancang oleh Diesel ini memiliki suara yang berisik. Tentu hal ini akan mengganggu lingkungan sekitar, apalagi jika orang yang mendengarnya adalah yang sensitif terhadap suara.

  •     Getaran besar

Karena memanfaatkan sistem kompresi, maka diesel bisa beroperasi dengan membutuhkan tekanan yang tinggi. Tekanan yang tinggi inilah yang bisa meningkatan frekuensi getaran pada mesin.

Prinsip Kerja

Berikut ini adalah prinsip kerja mesin diesel:

  •     Suhu akan meningkat ketika terjadi kompresi udara (hal ini sesuai dengan Hukum Charles)
  •     Terjadi proses pembakaran
  •     Terjadi penyedotan udara menuju ruang bakar yang kemudian dikompresi dengan piston
  •     Menjelang piston pada keadaan pada keadaan Titik Mati Atas (TMA), bahan bakar dialirkan menuju ruang bakar
  •     Proses pengaliran bahan bakar tersebut memerlukan tekanan yang tinggi agar bisa bercampur dengan udara panas
  •     Setelah proses pencampuran selesai, mesin akan menyala dan melakukan proses pembakaran secara cepat
  •     Ketika piston mendekati posisi TMA, terjadi penyemprotan bahan bakar menuju ruang bakar agar tidak terjadi detonasi
  •     Penyemprotan bahan bakar secara langsung disebut direct injection dan penyemprotan tidak langsung disebut indirect injection
  •     Terjadi ledakan tertutup sehingga piston ke bawah dan menghasilkan tenaga linear
  •     Tenaga linear diubah menjadi tenaga putar

§     Tenaga putar pada mesin diesel digunakan untuk berbagai kepentingan